Tampilkan postingan dengan label subhat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label subhat. Tampilkan semua postingan
Senin, 25 Juni 2012
Yasinan lagi...
HADITS PERTAMA
مَنْ قَرَأَ يَس فِيْ لَيْلَةٍ ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللهِ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ فَاقْرَؤُوْهَا عِنْدَ مَوْتَاكُمْ.
“Barangsiapa membaca surat Yaasiin karena mencari ke-ridhaan Allah Ta’ala, maka Allah akan mengampunkan dosa-dosanya yang telah lalu. Oleh karena itu, bacakan-lah surat itu untuk orang yang akan mati di antara kalian.”
[HR. Al-Baihaqi dalam kitabnya, Syu’abul Iman]
Hadits-Hadits Palsu Tentang Keutamaan Bulan Rajab
“Rajab adalah bulan Allah, Sya`ban bulan Saya
(Rasulullah Shollallahu `alaihi wa Sallam), sedangkan Ramadhan bulan ummat Saya. Barang siapa berpuasa di bulan Rajab dua hari, baginya pahala dua kali lipat, timbangan setiap lipatan itu sama dengan gunung gunung yang ada di dunia, kemudian disebutkan pahala bagi orang yang berpuasa empat hari, enam hari, tujuah hari, delapan hari, dan seterusnya, sampai disebutkan ganjaran bagi orang berpuasa lima belas hari.
(Rasulullah Shollallahu `alaihi wa Sallam), sedangkan Ramadhan bulan ummat Saya. Barang siapa berpuasa di bulan Rajab dua hari, baginya pahala dua kali lipat, timbangan setiap lipatan itu sama dengan gunung gunung yang ada di dunia, kemudian disebutkan pahala bagi orang yang berpuasa empat hari, enam hari, tujuah hari, delapan hari, dan seterusnya, sampai disebutkan ganjaran bagi orang berpuasa lima belas hari.
Puasa Sya’baan
Ibnu Hajar rahimahullah berkata :
وَعَنْ
عَائِشَةَ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ : كَانَ رَسُولُ اَللَّهِ صَلَّى اللهُ
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ حَتَّى نَقُولَ لَا يُفْطِرُ, وَيُفْطِرُ حَتَّى
نَقُولَ لَا يَصُومُ, وَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اَللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ اِسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ قَطُّ إِلَّا رَمَضَانَ, وَمَا رَأَيْتُهُ
فِي شَهْرٍ أَكْثَرَ مِنْهُ صِيَامًا فِي شَعْبَانَ. مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ،
وَاللَّفْظُ لِمُسْلِمٍ
Dari ‘Aaisyah radliyallaahu
‘anhaa, ia berkata : “Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam
biasa berpuasa hingga kami menyangka beliau tidak berbuka; dan beliau berbuka
hingga kami menyangka beliau tidak berpuasa. Aku tidak pernah melihat
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam menyempurnakan puasa satu
bulan penuh kecuali di bulan Ramadlan. Dan aku juga tidak pernah melihat satu
bulan yang beliau banyak berpuasa padanya kecuali Sya’baan” – Muttafaqun
‘alaihi, dan lafadh hadits ini milik Muslim [lihat : Buluughul-Maraam
hal. 198 no. 683, tahqiq & takhrij & ta’liq : Samiir bin Amiin
Az-Zuhairiy; Cet. 7/1424 H].
Sabtu, 23 Juni 2012
Ringkasan Hukum-Hukum dalam Bulan Ramadlan dari A - Z (Revisi) - 2
Orang-Orang yang Tidak Diwajibkan Berpuasa
1. Musafir
Musafir adalah orang yang melakukan perjalanan jauh
sejauh jarak (yang dianggap) safar. Jarak safar menurut madzhab yang paling
kuat (rajih) adalah jarak yang dianggap oleh adat atau masyarakat setempat
sebagai safar (Majmu’ Fataawaa, 34/40-50, 19/243 Orang yang melakukan safar
boleh untuk tidak berpuasa
Ringkasan Hukum-Hukum dalam Bulan Ramadlan dari A - Z (Revisi) - 1
Beberapa waktu lalu (tepatnya setahun yang lalu) saya pernah
menulis tentang ringkasan hukum-hukum seputar puasa Ramadlan. Tulisan ini
pernah saya sumbangkan di MyQ Forum yang dengan itu di forward di beberapa Blog
ikhwah. Pernah juga saya imel kan
ke milis salafyitb.
Orang Mati Tidak Bisa Mendengar
1. QS. An-Naml ayat 80 :
إِنّكَ لاَ
تُسْمِعُ الْمَوْتَىَ وَلاَ تُسْمِعُ الصّمّ الدّعَآءَ إِذَا وَلّوْاْ مُدْبِرِينَ
“Sesungguhnya kamu tidak dapat
menjadikan orang-orang yang mati mendengar dan (tidak pula) menjadikan
orang-orang yang tuli mendengar panggilan, apabila mereka telah berpaling
membelakang”.
HADITS / ATSAR LEMAH DAN PALSU TENTANG TAWASSUL (II)
Alhamdulillah, segenap puji hanya untuk Allah Subhaanahu Wa Ta’ala. Semoga sholawat dan salam senantiasa tercurah kepada teladan kita yang mulya, Nabi Muhammad shollallaahu ‘alaihi wasallam, keluarga, para Sahabat serta orang-orang yang senantiasa mengikuti Sunnah beliau.
Saudaraku kaum muslimin….
HADITS / ATSAR LEMAH DAN PALSU TENTANG TAWASSUL (I)
Alhamdulillah, segenap puji hanya untuk Allah. Dialah satu-satunya Yang Maha Berkuasa, dan hanya kepadaNyalah seharusnya segenap doa dihaturkan. Semoga sholawat dan salam senantiasa tercurah kepada teladan mulia, manusia paling taqwa, Rasulullah Muhammad shollallaahu ‘alaihi wasallam.
Saudaraku kaum muslimin….
Isra’ dan Mi’raj
Bulan Rajab, bulan yang dihormati manusia. Bulan ini termasuk bulan haram (Asyhurul Hurum). Banyak cara manusia menghormati bulan ini, ada yang menyembelih hewan, ada yang melakukan sholat khusus Rajab dan lain-lainnya.
Senin, 18 Juni 2012
Syubhat QS. At-Taubah ayat 31
Allah ta’ala berfirman :
اتَّخَذُوا
أَحْبَارَهُمْ وَرُهْبَانَهُمْ أَرْبَابًا مِنْ دُونِ اللَّهِ وَالْمَسِيحَ ابْنَ
مَرْيَمَ وَمَا أُمِرُوا إِلا لِيَعْبُدُوا إِلَهًا وَاحِدًا لا إِلَهَ إِلا هُوَ
سُبْحَانَهُ عَمَّا يُشْرِكُونَ
"Mereka
menjadikan orang-orang alimnya, dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain
Allah, dan (juga mereka mempertuhankan) Al Masih putra Maryam; padahal mereka
hanya disuruh menyembah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan (yang berhak
disembah) selain Dia. Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan" [QS. At-Taubah :
31].
Mayit Tidak Bisa Mendengar
Orang-orang yang sudah
meninggal tidak bisa mendengar apa-apa. Allah Ta’ala berfirman:
وَمَا أَنْتَ بِمُسْمِعٍ مَنْ فِي الْقُبُورِ
“Dan kamu tidaklah mampu membuat orang di dalam kubur mendengar.”
Bunuh diri...??
Allah ta’ala berfirman
:
إِنَّمَا
جَزَاءُ الَّذِينَ يُحَارِبُونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَيَسْعَوْنَ فِي الأرْضِ
فَسَادًا أَنْ يُقَتَّلُوا أَوْ يُصَلَّبُوا أَوْ تُقَطَّعَ أَيْدِيهِمْ
وَأَرْجُلُهُمْ مِنْ خِلافٍ أَوْ يُنْفَوْا مِنَ الأرْضِ ذَلِكَ لَهُمْ خِزْيٌ فِي
الدُّنْيَا وَلَهُمْ فِي الآخِرَةِ عَذَابٌ عَظِيمٌ
“Sesungguhnya
pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat
kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan
dan kaki mereka dengan bertimbal balik, atau dibuang dari negeri (tempat
kediamannya). Yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka di
dunia, dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar” [QS. Al-Maaidah
: 33].
Adakah Bid’ah Hasanah?– Ucapan ‘Umar bin Khatthab
Adanya pendebat menetapkan adanya bid’ah hasanah dengan dalil, ucapan ‘Umar bin Khatthab radhiyallahu’anhu
نِعْمَ الْبِدْعَة هَذِهِ
“Sebaik-baik bid’ah adalah ini
(tarawih berjamaah).” (HR. Bukhari)
Dalil ini tidak bisa digunakan
sebagai penetapan adanya bid’ah hasanah dikarenakan beberapa alasan:
Kamis, 14 Juni 2012
Membaca Al Quran di Sisi Kubur
Yang sudah menjadi kebiasaan masyarakat kita, sebagian yang ziarah kubur sering membawa Qur’an –terutama surat Yasin-, lalu membacanya di sisi kubur. Kita sepakat bahwa Al Qur’an adalah kalamullah dan surat Yasin adalah surat yang baik, mengandung pelajaran dan hikmah-hikmah penting di dalamnya. Namun apakah ketika ziarah kubur dituntunkan demikian? Ataukah ada tuntunan atau ajaran lainnya dari Rasul kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam?
"Apakah perbuatan orang-orang kafir telah tertulis di Lauh Mahfudz ? Apabila benar, maka bagaimana Allah menyiksa mereka ..?"
Oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-'Utsaimin
Pertanyaan.
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-'Utsaimin ditanya : "Apakah perbuatan orang-orang kafir telah tertulis di Lauh Mahfudz ? Apabila benar, maka bagaimana Allah menyiksa mereka ..?"
Dialog Bersama Takfiriy
Bila Aman Enggan Menutupkan Topeng Di Wajahnya
Oleh : Muhammad Arifin Baderi Alhamdulillah, sholawat dan salam semoga
senantiasa terlimpahkan kepada Nabi Muhammad shallallaahu ‘alaihi wa sallam, keluarga, sahabat, dan setiap orang
yang menjalankan sunnahnya hingga hari qiyamat.
Dialog Bersama ‘Pecinta Kubur’
Prolog : Tulisan ini sebenarnya adalah dialog saya (dalam bentuk tulisan) bersama seseorang beberapa tahun lalu dalam pembahasan seputar kuburan dan masjid. Terpikir kemudian untuk me-repro di blog ini dialog tersebut dengan beberapa perbaikan dan koreksi seperlunya. Semoga ada manfaatnya.
Rabu, 13 Juni 2012
Banyak kesyirikan dlm maulid
Secara praktik , acara maulid di isi dengan banyak kesirikan – dosa besar dengan membaca kalimat sirik sebagai berikut dalam ahir acaranya :
هُوَ الحَبِيْبُ
الَّذِيْ تُرْجَى شَفاَعَتُهُ لِكُلِّ هَوْلٍ مِنَ الأَهْوَالِ
مُقْتَحِمٍ
Dia ( Muhammad )
kekasih yang syafaatnya selalu di harap pada setiap bahaya
yang menimpa
Ket : Kesyirikan
disini pernyatan bahwa Muhammad satu figur yang syafaatnya di
harapkan untuk melenyapkan segala bahaya dan penderitaan
didunia maupun akhirat bukan Allah .
Bid’ah Berzikir Dengan Keras Setelah Salam Shalat Tarawih
Abu Sa’id Satria Buana menulis dalam muslim or id sbb :
Berzikir dengan
suara keras setelah melakukan salam pada shalat tarawih dengan dikomandani oleh
satu suara adalah perbuatan yang tidak disyariatkan. Begitu pula perkataan
muazin, “assholaatu yarhakumullah” dan yang semisal dengan perkataan tersebut
ketika hendak melaksanakan shalat tarawih,
Langganan:
Postingan (Atom)